Oleh: hudzai | 26 Maret 2009

Zionis Saling Tanya, Siapa Yang Menanam Bom di Haifa ? (laporan) [ 25/03/2009 – 04:00 ]

datafiles_cache_tempimgs_2009_1_mobilekamalexplosiona__300_0
[ 25/03/2009 – 04:00 ]
Arab Al-Quds 23/3/2009
Sejumlah sumber infrormasi Zionis menyebutkan, sekolompok Palestina bersenjata yang tak dikenal yang menamakan dirinya kelompok “Pembebas dan Kemuliaan” menyatakan bertanggung jawab atas peristiwa peledakan di halte dekat pusat perdagangan di kota Haifa Sabtu kemarin.
Kelompok ini menyebutkan, pihaknya bermaksud balas dendam atas tindakan Zionis Israel yang menghancurkan rumah-rumah mereka di Al-Quds serta atas agresi serdadu Israel ke Gaza.
Juru bicara kepolisian Israel, Micky Rosenfield menyebutkan, ledakan itu kecil, kemungkinan disebabkan rencana peledakan yang kurang akurat atau hanya untuk menarik perhatian polisi hingga terdengar ke ruang tunggu. Pihak Kepolisian telah menemukan “perangkat peledak besar” di dalam mobil. Kemudian mereka memanggil pasukan penjinak bom dan menggagalkan ledakannya.
Dalam pada itu, kepolisian Israel terutama dinas intelijen umum Shabak masih terus menyelidiki, bagaimana caranya para pelaku Palestina sampai ke Haifa dengan membawa bahan peledak seberat 40 kg.
Sementara itu, perdana menteri Irseal, Ehud Olmert mengatakan, mobil yang dipenuhi bahan peledak dan diparkir di depan pusat perdaganan Haifa tidak meledak. Sedianya bom tersbut akan digunakan untuk menyerang warga Zionis dan menimbulkan korban lebih banyak lagi dari kalangan mereka.
Dalam pertemuan pekananya, Olmert menyatakan, bencana besar malam kemarin, di Haifa berhasil diatasi, setelah tim penjinak bom berhasil mengagalkan operasi bom seberat 40 kg.
Olmert tidak menggunakan kata-kata “Palestina” dalam pernyataanya. Akan tetapi ia mengatakan, Tepi Barat adalah titik pemberangkatan serangan ke dalam wilayah Israel. penyelidikan pertama menegaskan para pelaku sudah dapat mengembangkan operasi serangan dan menargetkan tempat-tempat yang dimungkinkan terjadinya banyak korban. Namun ia juga tidak menyebutkan kata-kata “kelompok”
Olmert mengatakan, pihaknya tidak mungkin membiarkan dirinya hidup dalam ketidak pastian. Pihaknya terancam dengan adanya operasi semacam ini yang para pelakunya berasal dari Tepi Barat.
Kalau begitu Hamas berupaya menguasai Tepi Barat dengan melakukan serangkaian operasi kasar dan menyakitkan terhadap warga Zionis, ungkapnya.
Olmert mengingatkan, Hamas akan melanjutkan upayanya untuk melakukan operasi terornya di dalam wilayah garis hijau. Pada perayaan hari Paskah depan akan menjadi masa yang sangat sulit. Terutama bagi Pasukan keamanan yang harus mengambil pelajaran dari peristiwa ini serta melakukan segala upaya untuk menghalangi terjadinya peristiwa serupa.
Di pihak lain, menteri keamanan Ehud Barat, sebelum digelarnya sidang pekanan pemerintah Olmert menyebutkan, kehati-hatian warga dan penggagalan operasi tersebut telah membendung bencana besar di sentra perdagangan Lev Hamerts yang terletak di sebelah utara Haifa. Kota ini paling banyak dikunjungi para pelancong.
Senada dengan Barak, Zeivi Bayem meyakini, dicabutnya sejumlah perlintasan di Tepi Barat, demi mengikuti permintaan Amerika membantu kelompok perlawanan Palestina untuk menyusup ke wilayah Israel, tukasnya. (asy)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: